November 29, 2021

Cara Menabung yang Aman untuk Kebebasan Finansial

Meski sejak kecil kita dipupuk untuk berhemat, nyatanya saat kita beranjak dewasa, istilah ini tidak semudah yang dibayangkan.

Saat dewasa, ada waktu luang sedikit, nongkrong. Ada kafe dan restoran baru, mampir. Ada promo diskon gede-gedean, beli. Tanpa disadari di akhir bulan, saldo tinggal recehan.

Memang, tidak semua orang bisa menabung. Alasannya juga beragam. Apakah Sobat Genmil termasuk orang-orang yang sulit menabung ?

Read juga Sob : Tips Menabung Uang Receh Logam di Rumah ! Jangan Anggap Remeh, Sudah Banyak Kisah Inspiratif

Berikut 6 cara menabung yang aman :

1. Catat seluruh pemasukan dan pengeluaran

Tips yang pertama adalah mencatat seluruh pemasukan dan pengeluaran. Meski terdengar mudah, jika kamu belum bisa berkomitmen dan konsisten, terkadang malas untuk mencatatnya.

Padahal, mencatat pemasukan dan pengeluaran sangat penting sebagai langkah awal untuk mulai menabung dengan benar. Dengan mencatat, kamu akan mengetahui berapa saja uang untuk kebutuhan sehari-hari, mana pengeluaran yang menjadi kebutuhan dan keinginan, agar kamu nantinya bisa menentukan berapa jumlah uang yang bisa ditabung.

2. Buatlah anggaran dan bagi ke pos-pos tertentu

Berhemat bukan berarti pelit, ya. Kamu tetap bisa jajan es kopi dan nongkrong, asalkan sesuai anggaran dan pos-pos yang telah dibuat.

Ada beberapa tips mudah untuk membuat anggaran. Seperti 80-20, yaitu dengan menyisihkan 20% untuk tabungan serta investasi, dan 80% untuk kebutuhan sehari-hari.

Bisa juga dengan 50-30-20, yaitu 50% kebutuhan sehari-hari, 30% menabung dan investasi, dan 20% untuk ‘ongkos main’-mu seperti nongkrong, belanja online, dan lain sebagainya. Alokasi di atas bisa disesuaikan dengan pendapatan dan gaya hidupmu, tidak harus paten kok.

Read juga Sob : Berapa Dana Darurat yang Ideal bagi Milenial ?

3. Pisahkan rekening tabungan dengan rekening operasional

Selama ini kamu sulit menabung dan bahkan terkesan boros, karena mungkin kamu hanya punya satu rekening untuk semua kebutuhan. Dari menerima gaji, hingga operasional sehari-hari.

Lebih baik kamu pisahkan ke dalam beberapa rekening berbeda. Misalkan, rekening pertama untuk menerima gaji dan kebutuhan sehari-hari, sedangkan rekening kedua sebagai rekening tabungan.

4. Atur dan aktifkan fitur auto debet ke rekening tabungan

Kini, dengan adanya fitur auto debet, tak ada alasan lagi untuk tidak menabung. Kamu bisa menyisihkan setidaknya 10% dari gaji yang dimiliki bisa langsung ditransfer secara auto debet ke rekening khusus tabungan.

Usahakan konsisten untuk menetapkan jumlah transfer dan tanggal transfer untuk rekening ini ya, agar kamu dapat belajar menumbuhkan kebiasaan disiplin menabung.

Read juga Sob : 5 Ide Bisnis untuk Anak Muda ! Generasi Milenial Bisa Coba Bisnis Modal Kecil, Semangat Ya Para Pejuang Cuan

5. Kumpulkan uang recehan dan kembalian

Ini mungkin tips menabung uang yang tidak disangka ternyata bisa juga dilakukan. Jika kamu sedang berbelanja di supermarket, atau membeli makanan di restoran atau kafe, atau bertransaksi di manapun, pastinya mendapat uang kembalian, kan?

Cobalah untuk mengumpulkan uang kembalian tersebut, dan lihat hasilnya di akhir bulan. Sedikit-sedikit, lama menjadi bukit, ya nggak?

6. Tetapkan rencana, strategi, dan tujuan saat menabung

Tanpa rencana dan tujuan yang tepat, maka kebiasaanmu dalam menabung tidak akan maksimal, karena nantinya kamu hanya sekadarnya saja untuk menyisihkan uang untuk ditabung. Jika kamu memiliki tujuan, maka motivasi untuk menabung akan tetap bangkit dan terjaga.

Cara termudah untuk menentukan tujuan menabung adalah dengan mulai menabung untuk hal-hal yang kamu sukai. Seperti menabung untuk beli smartphone terbaru, game konsol, untuk traveling, dan masih banyak lagi. (*/BNC)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *