December 1, 2021

Cara Mandi Besar Setelah Haid yang Benar Menurut Islam

Ilustrasi mandi wajib. (Pixabay/Seregas)

GENMILENIAL.COM – Haid atau menstruasi adalah proses keluarnya darah dari vagina yang terjadi diakibatkan siklus bulanan alami pada tubuh wanita.

Siklus ini merupakan proses organ reproduksi wanita untuk bersiap jika terjadi kehamilan.

Persiapan ini ditandai dengan penebalan dinding rahim (endometrium) yang berisi pembuluh darah.

Jika tidak terjadi kehamilan, endometrium akan mengalami peluruhan dan keluar bersama darah melalui vagina.

Dilansir alodokter.com, siklus ini berjalan sekitar 4 minggu, dimulai sejak hari pertama menstruasi, hingga hari pertama menstruasi berikutnya tiba.

READ SOB : Apakah Haji Boleh Diwakilkan ketika Sakit Kronis ?

Dalam Islam, setelah wanita mengalami haid, maka harus mandi wajib untuk menyucikan diri dari hadas besar.

Hal ini berdasarkan firman Allah SWT dalam Alquran Surat Al-Baqarah Ayat 222 berikut ini :

وَيَسْـَٔلُوْنَكَ عَنِ الْمَحِيْضِ ۗ قُلْ هُوَ اَذًىۙ فَاعْتَزِلُوا النِّسَاۤءَ فِى الْمَحِيْضِۙ وَلَا تَقْرَبُوْهُنَّ حَتّٰى يَطْهُرْنَ ۚ فَاِذَا تَطَهَّرْنَ فَأْتُوْهُنَّ مِنْ حَيْثُ اَمَرَكُمُ اللّٰهُ ۗ اِنَّ اللّٰهَ يُحِبُّ التَّوَّابِيْنَ وَيُحِبُّ الْمُتَطَهِّرِيْنَ – ٢٢٢

“Wa yas`alụnaka ‘anil-maḥīḍ, qul huwa ażan fa’tazilun-nisā`a fil-maḥīḍi wa lā taqrabụhunna ḥattā yaṭ-hurn, fa iżā taṭahharna fa`tụhunna min ḥaiṡu amarakumullāh, innallāha yuḥibbut-tawwābīna wa yuḥibbul-mutaṭahhirīn”

Artinya : “Dan mereka menanyakan kepadamu (Muhammad) tentang haid. Katakanlah, “Itu adalah sesuatu yang kotor.” Karena itu jauhilah istri pada waktu haid; dan jangan kamu dekati mereka sebelum mereka suci. Apabila mereka telah suci, campurilah mereka sesuai dengan (ketentuan) yang diperintahkan Allah kepadamu. Sungguh, Allah menyukai orang yang tobat dan menyukai orang yang menyucikan diri.” (QS:Al-Baqarah Ayat 222).

Cloud Hosting Indonesia

Nabi Muhammad SAW juga mengajarkan kepada umatnya cara mandi wajib, sesuai apa yang dikatakan oleh Aisyah radhiyallahu ‘anha:

“Bahwa jika Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mandi dari janabah maka beliau mulai dengan mencuci kedua telapak tangannya, kemudian berwudhu sebagaimana wudhunya untuk shalat, kemudian memasukkan jari-jarinya kedalam air kemudian menyela dasar-dasar rambutnya, sampai beliau menyangka air sampai kedasar rambutnya kemudian menyiram kepalanya dengan kedua tangannya sebanyak tiga kali kemudian beliau menyiram seluruh tubuhnya.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Cara Mandi Wajib setelah Haid

Tata cara mandi wajib setelah haid untuk perempuan adalah sebagai berikut :

  1. Membaca Niat Mandi Wajib

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ حَدَثِ الْحَيْضِ ِللهِ تَعَالَ

“Nawaitul Ghusla Lifraf il Hadatsil Akbari minal Haidil Lillahi Ta’ala”

Artinya: Saya berniat mandi wajib untuk mensucikan hadas besar dari haid karena Allah Ta’ala.

  1. Membasuh kedua tangan sebanyak 3 kali
  2. Membersihkan dubur dan alat kelamin hingga bersih menggunakan tangan kiri.
  3. Membersihkan tangan kembali.
  4. Berwudhu seperti akan sholat.
  5. Membasuh kepala menggunakan tangan hingga ke pangkal rambut sebanyak 3 kali.
  6. Memisah-misah rambut menggunakan jari.
  7. Mengguyur seluruh tubuh mulai dari atas kepala hingga kaki.
  8. Mandi menggunakan shampoo dan sabun dengan bersih. (*Editor4:CTRA)
Cloud Hosting Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *